Banjarmasin, 23 Oktober 2024 – Ikatan Sarjana Manajemen dan Administrasi Pendidikan Indonesia (ISMAPI) bersama Asosiasi Program Studi Manajemen dan Administrasi Pendidikan Indonesia (APMAPI) sukses menyelenggarakan International Conference dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2024 yang berlangsung selama tiga hari, 23–26 Oktober 2024, di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon bersama di lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai simbol komitmen keberlanjutan. Rakernas ISMAPI 2024 menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang dirumuskan oleh tiga komisi.

Komisi 1

Komisi 2 :
1. Pemetaan keilmuan Manajemen Pendidikan/Administrasi Pendidikan:
- melalui matrik fungsi Manajemen Pendidikan;
- pohon ilmu Manajemen/Administrasi Pendidikan oleh pakar-pakar Ismapi
2. Penerbitan buku babon atau book chapter rekonstruksi body knowledge Manajemen Pendidikan/Administrasi Pendidikan yang belum terwujud 2024 dan kesiapan 2025:
- penerbitan buku disesuaikan dengan hasil matrik fungsi Pendidikan;
- memiliki database buku yang ditulis pengurus dan anggota ismapi;
- penulisan buku bersama oleh pengurus Ismapi.
3. Eksplorasi isu-isu manajemen kontemporer, keywords yang menjadi atensi dan kebutuhan pendidikan depan untuk diteliti dan dikembangkan sebagai dedikasi pengabdian (Riset dan pengabdian masyarakat kolaboratif/joint research):
- pemanfaatan AI dalam manajemen Pendidikan/digitalisasi manajemen pendidikan;
- digital leadership;
- manajemen resiko;
- database kepakaran digunakan untuk joint research.
4. Rencana penerbitan jurnal internasional yang belum terwujud 2024 yakni journal of the Indonesian undergraduate association of educational management and administration masih diagendakan:
- penerbitan jurnal nasionla diinisiasi oleh Unesa dan UM;
- penerbitan
jurnal internasional diinisiasi oleh UNM, UNG, dan UNP.
Komisi 3 :
1. ISMAPI
perlu membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P3, Manajemen
Pendidikan/Administrasi Pendidikan, yang memiliki kewenangan untuk memberikan
pelatihan dan pengujian untuk profesi tenaga administrasi sekolah (satuan Pendidikan), operator
sekolah, analis perencanaan Pendidikan dan lain-lain.
2. ISMAPI perlu menyiapkan lulusan untuk mengisi
formasi sebagai ASN dan non ASN pada berbagai lembaga Pendidikan. Di antaranya:
analis kebijakan pendidikan, analisis perencanaan pendidikan, analis
kepegawaian, arsiparis, tenaga
administrasi sekolah,
3. ISMAPI
dan APMAPI perlu mengenalkan kompetensi lulusan AP/MP melalui aktifitas : road show, sosialisasi/audiensi, kerjasama dengan lembaga mitra, PKL/Magang
mahasiswa di kantor-kantor non kependidikan dan lembaga-lembaga lain yang
relevan dengan profil lulusan AP/MP.
4. ISMAPI perlu mengadakan audiensi, sosialisasi dan
kerjasama dengan BKD seluruh Indonesia oleh ISMAPI Provinsi, termasuk dengan
BKN dan Menpan-RB oleh ISMAPI Pusat,
sekaligus memberikan award bagi BKD seluruh Indonesia. Adapun untuk pembiayaan
dibebankan kepada BKD seluruh Indonesia melalui Surat Perjalanan Dinas BKD
masing-masing propinsi yang ada di seluruh Indonesia.
5. ISMAPI
perlu mengadakan pendekatan kepada pihak terkait dalam rangka pemberian award
6. Petunjuk
teknis terkait ISMAPI Award Tahun 2025 (lihat lampiran)
7. Pemberian
ISMAPI Award perlu mengakomodasi tokoh internal dan eksternal.
8. Nomenklatur
AP/MP perlu penyamaan persepsi. Harapannya ISMAPI perlu segera melakukan
komunikasi dan sinergi dengan lembaga terkait dalam upaya mewujudkan profesi
lulusan AP/MP yang professional, bermartabat dan sejahtera.
Ketua Umum ISMAPI Pusat, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bahwa ke depan ISMAPI dan APMAPI akan terus bersinergi dalam memajukan kualitas pendidikan nasional.
“ISMAPI dan APMAPI akan selalu berdampingan, bahu-membahu memajukan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penguatan gagasan, kajian, dan praktik manajemen pendidikan,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan APMAPI Prof. Dr. H. Imron Arifin, M.Pd mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kolaboratif tersebut. Menurutnya, sinergi ISMAPI dan APMAPI memiliki tujuan besar yang sama, yakni berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan mutu pendidikan.

Sebagai tuan
rumah, Universitas Lambung Mangkurat menghadirkan para pakar pendidikan
nasional dan internasional untuk merumuskan transformasi manajemen pendidikan
berbasis kepemimpinan, pemberdayaan, dan digitalisasi. Guru Besar FKIP ULM, Prof.
Dr. Ahmad Suriansyah, menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan yang
inovatif dan adaptif menjadi kunci keberhasilan institusi pendidikan di era
digital, tanpa meninggalkan kearifan lokal.
Konferensi
internasional ini dihadiri lebih dari 250 peserta dari seluruh Indonesia,
menghadirkan 11 pembicara dan 68 pemakalah, serta melibatkan peserta luring dan
daring. Hadir sebagai pembicara utama Dirjen Pendidikan Tinggi Prof. Dr.
rer.nat Abdul Haris, M.Sc, serta pakar pendidikan dari Inggris, Malaysia,
dan Filipina.
Melalui Rakernas dan konferensi ini, ISMAPI dan APMAPI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi nyata dalam transformasi manajemen pendidikan nasional demi terwujudnya generasi emas Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing global.




Berita
- ISMAPI Kaltim Gelar Musda, Dr. Abdul Rozak Fahrudin, M.Pd. Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030
- Prof. Dr. Rifma, M.Pd. Raih Jabatan Guru Besar Bidang Ilmu Supervisi Pendidikan
- ISMAPI Jawa Barat Gelar Seminar Nasional Kebijakan Pendidikan 2025, Bahas Strategi Peningkatan Mutu Dosen Menuju Indonesia Emas 2045
- SIARAN PERS / RELEASE BERITA ISMAPI–APMAPI Rumuskan Penguatan Manajemen Pendidikan Nasional melalui Rakernas dan Konferensi Internasional 2024